___Translations___

_Quran?_

_Gadgets_

_Search_

_Links_

_Contribute_

_Note_

1 - AL-FAATIHAH
2 - AL-BAQARAH
3 - A-LI'IMRAAN
4 - AN-NISAA'
5 - AL-MAAIDAH
6 - AL-AN'AAM
7 - AL-A'RAAF
8 - AL-ANFAAL
9 - AT-TAUBAH
10 - YUNUS
11 - HUD
12 - YUSUF
13 - AR-RA'D
14 - IBRAHIM
15 - AL-HIJR
16 - AL-NAHL
17 - AL-ISRAA'
18 - AL-KAHFI
19 - MARYAM
20 - TAHA
21 - AL-ANBIYAA'
22 - AL-HAJJ
23 - AL-MU'MINUUN
24 - AN-NUUR
25 - AL-FURQAAN
26 - ASY-SYU'ARAA'
27 - AN-NAML
28 - AL-QASAS
29 - AL-'ANKABUUT
30 - AR-RUUM
31 - LUQMAN
32 - AS-SAJDAH
33 - AL-AHZAAB
34 - SABA'
35 - FAATIR
36 - YAA SIIN
37 - AS-SAAFFAAT
38 - SAAD
39 - AZ-ZUMAR
40 - GHAAFIR
41 - FUSSILAT
42 - ASY-SYUURA
43 - AZ-ZUKHRUF
44 - AD-DUKHAAN
45 - AL-JAATHIYAH
46 - AL-AHQAAF
47 - MUHAMMAD
48 - AL-FATH
49 - AL-HUJURAAT
50 - QAAF
51 - AZ-ZAARIYAAT
52 - AT-TUUR
53 - AN-NAJM
54 - AL-QAMAR
55 - AR-RAHMAAN
56 - AL-WAAQI'AH
57 - AL-HADIID
58 - AL-MUJAADALAH
59 - AL-HASYR
60 - AL-MUMTAHANAH
61 - AS-SAFF
62 - AL-JUMU'AH
63 - AL-MUNAAFIQUUN
64 - AT-TAGHAABUN
65 - AT-TALAAQ
66 - AT-TAHRIIM
67 - AL-MULK
68 - AL-QALAM
69 - AL-HAAQQAH
70 - AL-MA'AARIJ
71 - NUH
72 - AL-JINN
73 - AL-MUZZAMMIL
74 - AL-MUDDATHTHIR
75 - AL-QIAAMAH
76 - AL-INSAAN
77 - AL-MURSALAAT
78 - AN-NABA'
79 - AN-NAAZI'AAT
80 - 'ABASA
81 - AT-TAKWIIR
82 - AL-INFITAAR
83 - AL-MUTAFFIFIIN
84 - AL-INSYIQAAQ
85 - AL-BURUUJ
86 - AT-TAARIQ
87 - AL-A'LAA
88 - AL-GHAASYIYAH
89 - AL-FAJR
90 - AL-BALAD
91 - ASY-SYAMS
92 - AL-LAIL
93 - ADH-DHUHA
94 - ASY-SYARH
95 - AT-TIIN
96 - AL-'ALAQ
97 - AL-QADR
98 - AL-BAYYINAH
99 - AZ-ZALZALAH
100 - AL-'AADIYAAT
101 - AL-QAARI'AH
102 - AT-TAKAATHUR
103 - AL-'ASR
104 - AL-HUMAZAH
105 - AL-FIIL
106 - QURAISY
107 - AL-MAA'UUN
108 - AL-KAUTHAR
109 - AL-KAAFIRUUN
110 - AN-NASR
111 - AL-MASAD
112 - AL-IKHLAAS
113 - AL-FALAQ
114 - AN-NAAS
MALAY

37 - AS-SAAFFAAT

 

Dengan nama Allah, Yang Maha Pemurah, lagi Maha Mengasihani.

 
1Demi (hamba-hambaKu) yang berbaris dengan berderet-deret -
 
2(Hamba-hambaKu) yang melarang (dari kejahatan) dengan sesungguh-sungguhnya -
 
3(Hamba-hambaKu) yang membaca kandungan Kitab Suci;
 
4(Sumpah demi sumpah) sesungguhnya Tuhan kamu hanyalah Satu -
 
5Tuhan (yang mencipta serta mentadbirkan) langit dan bumi dan segala yang ada di antara keduanya dan Tuhan (yang mengatur) tempat-tempat terbit matahari.
 
6Sesungguhnya Kami telah menghiasi langit yang dekat (pada penglihatan penduduk bumi) dengan hiasan bintang-bintang.
 
7Dan (Kami pelihara urusan langit itu) dengan serapi-rapi kawalan dari (masuk campur) tiap-tiap Syaitan yang derhaka;
 
8(Dengan itu) mereka tidak dapat memasang telinga mendengar (percakapan malaikat) penduduk langit dan mereka pula direjam (dengan api) dari segala arah dan penjuru,
 
9Untuk mengusir mereka dan mereka pula beroleh azab seksa yang tidak putus-putus.
 
10Kecuali sesiapa di antara Syaitan-syaitan itu yang curi mendengar mana-mana percakapan (malaikat), maka dia diburu dan diikuti (dengan rejaman) api yang menjulang lagi menembusi.
 
11(Setelah nyata kekuasaan Kami) maka bertanyalah (wahai Muhammad) kepada mereka (yang ingkarkan hidupnya semula orang-orang mati): Adakah diri mereka lebih sukar hendak diciptakan atau makhluk-makhluk lain yang Kami telah ciptakan? Sesungguhnya Kami telah mencipta mereka dari tanah liat (yang senang diubah dan diciptakan semula).
 
12(Pertanyaan itu tidak juga berfaedah kepada mereka) bahkan engkau merasa hairan (terhadap keingkaran mereka) dan sebaliknya mereka mengejek-ejek (peneranganmu).
 
13Dan apabila diperingatkan, mereka tetap tidak mahu menerima peringatan itu.
 
14Dan apabila mereka melihat sesuatu tanda (yang membuktikan kekuasaan Kami dan kebenaranmu), mereka mencari-cari jalan memperolok-olokkannya, -
 
15Serta mereka berkata: Ini tidak lain hanyalah sihir yang nyata.
 
16Adakah sesudah kita mati serta menjadi tanah dan tulang, adakah kita akan dibangkitkan hidup semula?
 
17Dan adakah juga datuk nenek kita yang telah lalu (akan dibangkitkan hidup semula)?
 
18Jawablah (wahai Muhammad): Ya, benar !(Kamu semua akan dibangkitkan) dengan keadaan hina-dina.
 
19(Kebangkitan ini mudah) kerana sesungguhnya ia boleh berlaku hanyalah dengan suara sahaja, maka dengan serta mereka semuanya (bangkit) melihat (apa yang akan jadi).
 
20Dan (pada saat itu) mereka berkata: Wahai celakanya kami, ini ialah hari balasan!
 
21(Lalu malaikat berkata kepada mereka): Ini ialah hari memutuskan hukum untuk memberi balasan yang dahulu kamu mendustakannya.
 
22(Allah berfirman kepada malaikat): Himpunkanlah orang-orang yang zalim itu, dan orang-orang yang berkeadaan seperti mereka, serta benda-benda yang mereka sembah -
 
23Yang lain dari Allah serta hadapkanlah mereka ke jalan yang membawa ke Neraka.
 
24Dan hentikanlah mereka (menunggu), kerana sesungguhnya mereka akan disoal:
 
25Mengapa kamu tidak bertolong-tolongan (sebagaimana yang kamu dakwakan dahulu?
 
26(Mereka pada ketika itu tidak dapat berbuat apa-apa) bahkan mereka pada hari itu menyerah diri dengan hina (untuk diadili);
 
27Dan masing-masing pun mengadap satu sama lain, sambil kata mengata dan cela mencela.
 
28Pengikut-pengikut berkata (kepada ketuanya): Sesungguhnya kamu dahulu selalu datang menyekat kami (daripada beriman) dengan menggunakan kuasa kamu.
 
29Ketua-ketuanya menjawab: (Tidak!) Bahkan kamulah sendiri tidak mahu menjadi orang-orang yang beriman!
 
30Dan kami (selain daripada mengajak kamu (tidak mempunyai sebarang kuasa memerintah kamu, bahkan kamu sememangnya kaum yang melampaui batas.
 
31(Dengan keadaan diri kita yang sedemikian) maka tetaplah di atas kita janji seksa (yang dijanjikan) oleh Tuhan kita, bahawa kita semua tentu akan merasai (azab itu).
 
32(Dengan sebab ketentuan yang tersebut) maka kami pun mengajak kamu menjadi sesat, kerana sebenarnya kami adalah orang-orang sesat
 
33Maka sesungguhnya mereka semua pada hari itu, menderita azab bersama.
 
34Sesungguhnya demikianlah Kami melakukan kepada orang-orang yang berdosa.
 
35Sebenarnya mereka dahulu apabila dikatakan kepadanya; (ketahuilah, bahawa) tiada Tuhan yang sebenar-benarnya melainkan Allah mereka bersikap takbur mengingkarinya, -
 
36Serta mereka berkata: Patutkah kami mesti meninggalkan tuhan-tuhan yang kami sembah, kerana mendengar ajakan seorang penyair gila?
 
37(Tidak! Nabi Muhammad bukan penyair dan bukan pula seorang gila) bahkan ia telah membawa kebenaran (tauhid) dan mengesahkan kebenaran (tauhid) yang dibawa oleh Rasul-rasul (yang terdahulu daripadanya).
 
38Sesungguhnya kamu (wahai orang-orang musyrik) akan merasai azab seksa yang tidak terperi sakitnya.
 
39Dan kamu tidak dibalas melainkan (dengan balasan yang sepadan) dengan apa yang kamu telah kerjakan;
 
40Kecuali hamba-hamba Allah yang dibersihkan dari sebarang syirik,
 
41Mereka itu beroleh limpah kurnia yang termaklum,
 
42Iaitu buah-buahan (yang lazat), serta mereka mendapat penghormatan,
 
43Di dalam Syurga-syurga yang penuh melimpah dengan berjenis-jenis nikmat.
 
44Mereka duduk berhadap-hadapan di atas pelamin-pelamin kebesaran;
 
45Diedarkan kepada mereka piala yang berisi arak (yang diambil) dari sungainya yang mengalir,
 
46Minuman itu putih bersih, lagi lazat rasanya, bagi orang-orang yang meminumnya,
 
47Ia tidak mengandungi sesuatu yang membahayakan dan tidak pula mereka mabuk kerana menikmatinya.
 
48Sedang di sisi mereka ada pula bidadari-bidadari yang tidak menumpukan pandangannya melainkan kepada mereka, lagi yang amat indah luas matanya;
 
49(Putih kekuning-kuningan) seolah-olah mereka telur (Burung Kasawari) yang tersimpan dengan sebaik-baiknya.
 
50(Tinggallah penduduk Syurga itu menikmati kesenangan), lalu setengahnya mengadap yang lain, sambil berbincang dan bertanya-tanyaan.
 
51Seorang di antaranya berkata: Sesungguhnya aku (di dunia) dahulu, ada seorang rakan (yang menempelak daku).
 
52katanya: Adakah engkau juga salah seorang dari golongan yang mengakui benarnya (kebangkitan orang-orang mati pada hari akhirat)?
 
53Adakah sesudah kita mati dan menjadi tanah dan tulang, adakah kita akan (dihidupkan semula serta) dibalas apa yang telah kita lakukan?
 
54(Setelah menceritakan perihal rakannya itu) dia berkata lagi: Adakah kamu hendak melihat (keadaan rakanku yang ingkar itu)?
 
55Maka dia pun memandang (ke arah Neraka), lalu dilihatnya rakannya itu berada ditengah-tengah Neraka yang menjulang-julang.
 
56Dia pun (menempelaknya dengan) berkata: Demi Allah! Nyaris-nyaris engkau menceburkan daku dalam kebinasaan.
 
57Dan kalaulah tidak disebabkan nikmat pemberian Tuhanku (dengan hidayat petunjuk), nescaya akan menjadilah daku dari orang-orang yang dibawa hadir (untuk menerima balasan azab).
 
58(Kemudian dia berkata kepada rakan-rakanya yang sedang menikmati kesenangan di Syurga bersama): Bukankah kita (setelah mendapat nikmat-nikmat ini) tidak akan mati lagi;
 
59Selain dari kematian kita yang dahulu dan kita juga tidak akan terkena seksa?
 
60Sesungguhnya (nikmat-nikmat kesenangan Syurga) yang demikian, ialah sebenar-benar pendapatan dan kemenangan yang besar.
 
61Untuk memperoleh (kejayaan) yang seperti inilah hendaknya orang-orang yang beramal melakukan amal usahanya dengan bersungguh-sungguh (di dunia).
 
62Manakah yang lebih baik, limpah kurniaan yang termaklum itu atau pokok zaqqum?
 
63Sesungguhnya Kami jadikan pokok zaqqum itu satu ujian bagi orang-orang yang zalim (di dunia dan azab seksa bagi mereka di akhirat).
 
64Sebenarnya ia sebatang pohon yang tumbuh di dasar Neraka yang marak menjulang;
 
65Buahnya seolah-olah kepala Syaitan-syaitan;
 
66Maka sudah tentu mereka akan makan dari buahnya (sekalipun pahit dan busuk), sehingga mereka memenuhi perut darinya.
 
67Kemudian, sesungguhnya mereka akan beroleh lagi (selain itu) satu minuman campuran dari air panas yang menggelegak.
 
68Setelah (mereka dibawa minum) maka tempat kembali mereka tetaplah ke dalam Neraka yang menjulang-julang.
 
69Sebenarnya mereka telah mendapati datuk nenek mereka berada dalam kesesatan;
 
70Lalu mereka terburu-buru menurut jejak langkah datuk neneknya.
 
71Dan demi sesungguhnya, telah sesat juga sebelum kaummu (wahai Muhammad) kebanyakan kaum-kaum yang telah lalu.
 
72Pada hal, demi sesungguhnya, Kami telahpun mengutus dalam kalangan kaum-kaum itu, Rasul-rasul pemberi amaran.
 
73Maka lihatlah bagaimana kesudahan orang-orang (yang mendustakan Rasul-rasul Kami) setelah diberi amaran, -
 
74Kecuali hamba-hamba Allah yang dibersihkan dari sebarang syirik (maka mereka akan terselamat dan mendapat sebaik-baik balasan).
 
75Dan demi sesungguhnya, Nabi Nuh telah berdoa merayu kepada Kami (memohon pertolongan), maka Kami adalah sebaik-baik yang kabulkan doa permohonan.
 
76Dan Kami telah selamatkan dia bersama-sama dengan keluarga dan pengikut-pengikutnya, dari kesusahan yang besar.
 
77Dan Kami jadikan zuriat keturunannya sahaja orang-orang yang tinggal hidup (setelah Kami binasakan kaumnya yang ingkar).
 
78Dan Kami kekalkan baginya (nama yang harum) dalam kalangan orang-orang yang datang kemudian:
 
79Salam sejahtera kepada Nabi Nuh dalam kalangan penduduk seluruh alam !
 
80Demikianlah sebenarnya Kami membalas orang-orang yang berusaha mengerjakan amal-amal yang baik.
 
81Sesungguhnya Nabi Nuh itu dari hamba-hamba Kami yang beriman.
 
82Kemudian Kami tenggelamkan golongan yang lain (yang mendustakannya).
 
83Dan sesungguhnya di antara orang-orang yang menegakkan (ajaran yang dibawa oleh) Nabi Nuh ialah Nabi Ibrahim.
 
84Ketika dia mematuhi perintah tuhannya dengan hati yang suci murni.
 
85Ketika dia berkata kepada bapanya dan kaumnya: Apa yang kamu sembah?
 
86Patutkah kamu menyembah tuhan-tuhan yang lain dari Allah, kerana kamu memutar belitkan kebenaran semata-mata (bukan kerana benarnya)?
 
87Maka bagaimana fikiran kamu pula terhadap Allah Tuhan sekalian alam?
 
88Kemudian dia memandang dengan satu renungan kepada bintang-bintang (yang bertaburan di langit),
 
89Lalu berkata: Sesungguhnya aku merasa sakit (tak dapat turut berhari raya sama).
 
90Setelah (mendengar kata-katanya) itu, mereka berpaling meninggalkan dia.
 
91Lalu dia pergi kepada berhala-berhala mereka secara bersembunyi, serta dia bertanya (kepada berhala-berhala itu, secara mengejek-ejek): Mengapa kamu tidak makan?
 
92Mengapa kamu tidak menjawab?
 
93Lalu dia memukul berhala-berhala itu dengan tangan kanannya (sehingga pecah berketul-ketul).
 
94(Setelah kaumnya mengetahui hal itu) maka datanglah mereka beramai-ramai kepadanya.
 
95(Bagi menjawab bantahan mereka), dia berkata: Patutkah kamu menyembah benda-benda yang kamu pahat?
 
96Padahal Allah yang mencipta kamu dan benda-benda yang kamu buat itu!
 
97(Setelah tak dapat berhujah lagi, ketua-ketua) mereka berkata: Binalah untuk Ibrahim sebuah tempat (untuk membakarnya), kemudian campakkan dia ke dalam api yang menjulang-julang itu.
 
98Maka mereka (dengan perbuatan membakar Nabi Ibrahim itu) hendak melakukan angkara yang menyakitinya, lalu Kami jadikan mereka orang-orang yang terkebawah (yang tidak berjaya maksudnya).
 
99Dan Nabi Ibrahim pula berkata: Aku hendak (meninggalkan kamu) pergi kepada Tuhanku, Dia akan memimpinku (ke jalan yang benar).
 
100Wahai Tuhanku! Kurniakanlah kepadaku anak yang terhitung dari orang-orang yang soleh!
 
101Lalu Kami berikan kepadanya berita yang menggembirakan, bahawa dia akan beroleh seorang anak yang penyabar.
 
102Maka ketika anaknya itu sampai (ke peringkat umur yang membolehkan dia) berusaha bersama-sama dengannya, Nabi Ibrahim berkata: Wahai anak kesayanganku! Sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahawa aku akan menyembelihmu; maka fikirkanlah apa pendapatmu?. Anaknya menjawab: Wahai ayah, jalankanlah apa yang diperintahkan kepadamu; Insya Allah, ayah akan mendapati daku dari orang-orang yang sabar.
 
103Setelah keduanya berserah bulat-bulat (menjunjung perintah Allah itu) dan Nabi Ibrahim merebahkan anaknya dengan meletakkan iringan mukanya di atas tompok tanah, (Kami sifatkan Ibrahim dengan kesungguhan azamnya itu telah menjalankan perintah Kami),
 
104Serta Kami menyerunya: Wahai Ibrahim!
 
105Engkau telah menyempurnakan maksud mimpi yang engkau lihat itu. Demikianlah sebenarnya Kami membalas orang-orang yang berusaha mengerjakan kebaikan.
 
106Sesungguhnya perintah ini adalah satu ujian yang nyata;
 
107Dan Kami tebus anaknya itu dengan seekor binatang sembelihan yang besar;
 
108Dan Kami kekalkan baginya (nama yang harum) dalam kalangan orang-orang yang datang kemudian:
 
109Salam sejahtera kepada Nabi Ibrahim!.
 
110Demikianlah Kami membalas orang-orang yang berusaha mengerjakan kebaikan.
 
111Sesungguhnya Nabi Ibrahim itu dari hamba-hamba Kami yang beriman.
 
112Dan Kami pula berikan kepadanya berita yang menggembirakan, bahawa dia akan beroleh (seorang anak): Ishak, yang akan menjadi Nabi, yang terhitung dari orang-orang yang soleh.
 
113Dan Kami limpahi berkat kepadanya dan kepada (anaknya): Ishak dan di antara zuriat keturunan keduanya ada yang mengerjakan kebaikan dan ada pula yang berlaku zalim dengan nyata, terhadap dirinya sendiri.
 
114Dan demi sesungguhnya! Kami telah melimpahkan nikmat pemberian kepada Nabi Musa dan Nabi Harun.
 
115Dan Kami selamatkan keduanya dan kaumnya dari kesusahan yang besar;
 
116Dan Kami menolong mereka sehingga menjadilah mereka orang-orang yang berjaya mengalahkan (lawannya);
 
117Dan Kami berikan kepada keduanya Kitab Suci yang amat jelas keterangannya;
 
118Dan Kami berikan hidayat petunjuk kepada keduanya ke jalan yang lurus.
 
119Dan Kami kekalkan bagi keduanya (nama yang harum) dalam kalangan orang-orang yang datang kemudian:
 
120Salam sejahtera kepada Nabi Musa dan Nabi Harun!
 
121Demikianlah sebenarnya Kami membalas orang-orang yang berusaha mengerjakan kebaikan.
 
122Sesungguhnya mereka berdua adalah dari hamba-hamba Kami yang beriman.
 
123Dan sesungguhnya Nabi Ilyas adalah dari Rasul-rasul (Kami) yang diutus.
 
124(Ingatkanlah peristiwa) ketika dia berkata kepada kaumnya: Hendaklah kamu mematuhi suruhan Allah dan menjauhi laranganNya.
 
125Patutkah kamu menyembah berhala Ba'la dan kamu meninggalkan (ibadat kepada) sebijak-bijak pencipta?
 
126Iaitu Allah Tuhan kamu dan Tuhan datuk nenek kamu yang telah lalu!
 
127Maka mereka mendustakannya; akibatnya mereka tetap akan dibawa hadir (untuk diseksa),
 
128Kecuali hamba-hamba Allah yang dibersihkan dari sebarang syirik (maka mereka akan terselamat dan mendapat sebaik-baik balasan).
 
129Dan Kami kekalkan bagi Nabi Ilyas (nama yang harum) dalam kalangan orang-orang yang datang kemudian:
 
130Salam sejahtera kepada Nabi Ilyas!
 
131Demikianlah sebenarnya Kami membalas orang-orang yang berusaha mengerjakan kebaikan.
 
132Sesungguhnya Nabi Ilyas itu dari hamba-hamba Kami yang beriman.
 
133Dan sesungguhnya Nabi Lut adalah dari Rasul-rasul (Kami) yang diutus.
 
134(Ingatkanlah peristiwa) ketika kami selamatkan dia dan keluarga serta pengikut-pengikutnya semuanya,
 
135Kecuali seorang perempuan tua tertinggal dalam golongan yang dibinasakan.
 
136Kemudian Kami hancurkan yang lain (dari pengikut-pengikut Nabi Lut).
 
137Dan sesungguhnya kamu (yang menentang Nabi Muhammad): Berulang-alik (melalui bekas-bekas tempat tinggal) mereka, semasa kamu berada pada waktu pagi.
 
138Dan juga pada waktu malam; maka mengapa kamu tidak mahu memikirkannya?.
 
139Dan sesungguhnya Nabi Yunus adalah dari Rasul-rasul (Kami) yang diutus.
 
140(Ingatkanlah peristiwa) ketika dia melarikan diri ke kapal yang penuh sarat.
 
141(Dengan satu keadaan yang memaksa) maka dia pun turut mengundi, lalu menjadilah dia dari orang-orang yang kalah yang digelungsurkan (ke laut).
 
142Setelah itu dia ditelan oleh ikan besar, sedang dia berhak ditempelak.
 
143Maka kalaulah dia bukan dari orang-orang yang sentiasa mengingati Allah (dengan zikir dan tasbih),
 
144Tentulah dia akan tinggal di dalam perut ikan itu hingga ke hari manusia dibangkitkan keluar dari kubur.
 
145Oleh itu Kami campakkan dia keluar (dari perut ikan) ke tanah yang tandus (di tepi pantai), sedang dia berkeadaan sakit.
 
146Dan Kami tumbuhkan (untuk melindunginya) sebatang pokok yang berdaun lebar.
 
147Dan (Nabi Yunus yang tersebut kisahnya itu) Kami utuskan kepada (kaumnya yang seramai) seratus ribu atau lebih.
 
148(Setelah berlaku apa yang berlaku) maka mereka pun beriman, lalu Kami biarkan mereka menikmati kesenangan hidup hingga ke suatu masa (yang ditetapkan bagi masing-masing).
 
149(Oleh sebab ada di antara kaum musyrik Arab yang mendakwa bahawa malaikat itu anak-anak perempuan Allah) maka bertanyalah (wahai Muhammad) kepada mereka itu: Adilkah mereka membahagi untuk Tuhanmu anak-anak perempuan dan untuk mereka anak-anak lelaki?
 
150Atau adakah mereka hadir sendiri menyaksikan Kami mencipta malaikat-malaikat itu perempuan?
 
151Ketahuilah! Bahawa sesungguhnya, dengan sebab terpesongnya dari kebenaran, mereka berkata:
 
152Allah beranak; sedang mereka, sesungguhnya adalah orang-orang yang berdusta!
 
153(Patutkah kamu mendakwa bahawa Tuhan mempunyai anak dan anak itu pula ialah anak-anak perempuan yang kamu tidak sukai?) Adakah Tuhan memilih serta mengutamakan anak-anak perempuan dari anak-anak lelaki (sedang kedua-dua jenis itu Dialah yang menciptakannya)?
 
154Apa sudah jadi kamu? Bagaimana kamu menetapkan hukum (yang terang-terang salahnya itu)?
 
155Setelah ditegur, maka tidakkah kamu mahu berusaha mengingatkan (bahawa Allah mustahil bagiNya anak-pinak)?
 
156Atau adakah kamu mempunyai sebarang bukti yang nyata (menerangkan bahawa malaikat itu anak-anak perempuan Allah)?
 
157(Kiranya ada) maka bawalah kitab kamu (yang menerangkan demikian), jika betul kamu orang-orang yang benar.
 
158(Mereka telah mengatakan perkara yang mustahil) serta mengadakan pertalian kerabat di antara Allah dan malaikat, padahal demi sesungguhnya malaikat itu sedia mengetahui bahawa sebenarnya orang-orang yang melakukan demikian akan dibawa hadir (ke dalam azab pada hari akhirat).
 
159Maha Suci Allah dari apa yang mereka katakan itu!
 
160Kecuali hamba-hamba Allah yang dibersihkan dari sebarang syirik, (maka mereka akan terselamat dan akan mendapat sebaik-baik balasan).
 
161Maka sebenarnya kamu (wahai orang-orang musyrik) dan apa yang kamu sembah itu.
 
162Tidak akan dapat merosakkan perhubungan seseorang dengan Tuhannya;
 
163Kecuali orang-orang yang telah ditetapkan bahawa dia akan dibakar di dalam Neraka yang menjulang-julang.
 
164(Malaikat pula menegaskan pendirian mereka dengan berkata): Dan tiada sesiapapun dari kalangan kami melainkan ada baginya darjat kedudukan yang tertentu (dalam menyempurnakan tugasnya);
 
165Dan sesungguhnya kamilah yang sentiasa berbaris (menjunjung perintah dan beribadat),
 
166Dan sesungguhnya kamilah yang sentiasa bertasbih (mensucikan Allah dari sebarang sifat kekurangan)!
 
167Dan sebenarnya mereka (yang musyrik) itu dahulu pernah berkata:
 
168Kalaulah ada di sisi kami Kitab Suci dari (bawaan Rasul-rasul) yang telah lalu
 
169Tentulah kami akan menjadi hamba-hamba Allah yang dibersihkan dari sebarang syirik!
 
170(Setelah Al-Quran diturunkan kepada mereka) mereka mengingkarinya; oleh itu mereka akan mengetahui kelak (akibat kekufurannya).
 
171Dan demi sesungguhnya! Telah ada semenjak dahulu lagi, ketetapan Kami, bagi hamba-hamba Kami yang diutus menjadi Rasul -
 
172Bahawa sesungguhnya merekalah orang-orang yang diberikan pertolongan mencapai kemenangan
 
173Dan bahawasanya tentera Kami (pengikut-pengikut Rasul), merekalah orang-orang yang mengalahkan (golongan yang menentang kebenaran).
 
174Oleh itu berpalinglah (wahai Muhammad) dari mereka, (jangan hiraukan celaan mereka serta bersabarlah) hingga ke suatu masa.
 
175Dan lihat (apa yang akan menimpa) mereka; tidak lama kemudian mereka akan melihat (kemenangan yang telah Kami tetapkan untukmu).
 
176Maka tidaklah patut mereka meminta disegerakan azab (yang telah ditetapkan oleh) Kami!
 
177Kerana apabila azab itu turun dalam daerah dan kawasan mereka, sudah tentu buruklah hari orang-orang yang tidak mengindahkan amaran yang telah diberikan.
 
178Dan berpalinglah (wahai Muhammad) dari mereka, (jangan hiraukan celaan mereka serta bersabarlah) hingga ke suatu masa.
 
179Dan lihatlah (apa yang akan jadi); tidak lama kemudian, mereka pun akan melihat juga.
 
180Akuilah kesucian Tuhanmu, Tuhan yang mempunyai keagungan dan kekuasaan, dari apa yang mereka katakan!
 
181Dan (ucaplah) salam sejahtera kepada sekalian Rasul.
 
182Serta (ingatlah bahawa) segala puji tertentu bagi Allah, Tuhan yang memelihara dan mentadbirkan seluruh alam.